A. Alasan Berakhlak Kepada Rasulullah
Setiap orang mengaku beriman kepada Allah Swt tentulah harus beriman bahwa Muhammad Saw adalah Nabi dan Rasulullah yang terakhir, penutup sekalian nabi dan rasul; tidak ada lagi nabi, apalagi rasul sesudah beliau. Beliau diutus oleh Allah Swt untuk seluruh umat manusia sampai hari kiamat nanti. Kedatangan beliau sebagai utusan Allah merupakan rahmat bagi alam semesta.
Nabi Muhammad saw telah berjuang selama lebih kurang 23 tahun membawa umat manusia keluar dari kegelapan menuju cahaya yang terang benderang. Beliaulah yang berjasa besar membebasan umat manusia dari belenggu kemusyrikan, kekufuran, dan kebodohan. Berbagai penderitaan beliau alami dalam perjuangan itu; dihina, dikatakan gila, tukang sihir, tukan tenung, penyair, disakiti, diusir dan hendak dibunuh; tapi semuanya itu tidak sedikitpun menyurutkan hati beliau untuk tetap berjuang membebaskan manusia. Oleh karena itu, kita sebagai umat Nabi Muhammad Saw sudah seharusnya dan sepatutnya berakhlak kepada beliau sebagai wujud rasa cinta kita terhadap Rasulullah saw.
B. Macam-macam akhlak kepada Rasulullah
a. Menghidupkan sunnah
Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw bersabda yang menerangkan bahwa, kita sebagai umat muslim diperintahkan untuk menghidupkan sunah-sunah yang telah beliau wariskan. “Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnah ku, kemudian di amalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahal mereka sedikitpu.” (HR. Ibnu Majah)
b. Taat
“Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan Taatilah Rasul-Nya dan ulil amri diantara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah hal-hal itu kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu lebih utama dan lebih baik akibatnya.”
c. Selalu bersholawat
Membaca shalawat harus disertai dengan niat dan sikap hormat kepada Nabi Muhammad Saw. orang yang membaca sholawat untuk nabi hendaknya disertai dengan niat dan di dasari rasa cinta kepada beliau dengan tujuan untuk memuliakan dan menghormati beliau.
Dalam penjelasan hadits (Akhbar al-Hadits) disebutkan bahwa apabila seorang membaca sholawat tidak disertai dengan niat dan perasaan hormat kepada Nabi Muhammad Saw, maka timbangannya tidak lebih berat ketimbang selembar sayap. Nabi Saw bersabda : “sesungguhnya sah nya amal itu tergantung pada niatnya.”
d. Mencintai Keluarga Nabi
Rasulullah Saw bersabda, “Wahai manusia sesungguhnya aku tinggalkan dua perkara yang besar untuk kalian, yang pertama adalah kitabullah (al-Quran) dan yang kedua yaitu Ahlul baitku. Barangsiapa yang berpegang teguh kepada keduanya, maka tidak akan tersesat selamanya hingga bertemu dengan ku di telaga al-Haudh.” (HR. Muslim dalam kitabnya Sahih juz. 2, Tirmidzi, Ahmad, Thabrani yang disahihkan oleh Nashiruddin Al-Abany dalam kitabnya Silsilah al-Hadits al-Shahih).
C. Hikmah berakhlak kepada Rasulullah
Hikmah berakhlak kepada Rasulullah adalah sebagai berikut:
a. Orang yang berakhlak kepada rasulullah ia akan merasa senang karena dia telah melaksanakan sunnah-sunnah rasulullah saw.
b. Rasulullah adalah suri tauladan bagi umat islam. Hal tersebut merupakan salah satu jalan menempuh lurus yang membawa kemuliaan serta rahmat dari Allah Swt.
c. Mereka yang mencintai rasulullah akan senantiasa bersamanya.
d. Dengan tulus mencintai rasulullah, mereka akan merasakan manisnya iman dan kesempurnaan iman.

Sangat Bermanfaat
BalasHapusTingkatkan kualitas diri ya..
BalasHapusSemangatt..
alhamdulillah, sangat bermanfaat
BalasHapusbarakAllah
BalasHapus